137703_perkampungan-betawi-setu-babakan_663_382
Kebudayaan dan sejarah merupakan dua hal yang tidak boleh dilupakan. Seperti kata Presiden Soekarno tentang Jasmerah, “Jangan sekali-sekali melupakan sejarah”. Hal tersebut berarti sebagi warga Negara Indonesia kita tidak boleh melupakan kerjakeras dari pendahulu bangsa kita baik perjuangan maupun tradisinya. Tradisi yang banyak di Indonesia juga harus tetap lestari agar tradisi tersebut tidak hilang bahkan tidak direbut oleh negara lain. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki keragaman budaya dan tradisi, salah satunya di Jakarta. Tradisi atau adat yang begitu kental di Jakarta adalah adat Betawi. Walaupun Jakarta merupakan ibukota yang telah didatangi oleh perwakilan masyarakat dari daerah seluruh Indonesia yang bebeda dengan membawa adatnya tapi kebudayaan Betawi masih begitu kental di Jakarta seperti lafal percakapan adat Betawi yang khas, kuliner dan tempat wisata atau desa Betawi yang masih dijaga. Salah satunya adalah Perkampungan Budaya Betawi  Setu Babakan yang berlokasi di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Perkampungan ini telah dimulai sejak 2008 oleh pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan diharapkan tahun 2015 pembangunan perkampungan tersebut akan selesai. Di dalam perkampungan Setu Babakan akan ditemui rumah khas Betawi yang dibagian depan perkampungan terdapat Gapura khas Betawi. Terdapat 3 paket wisata di perkampungan ini yaitu wisata budaya, wisata air dan wisata kuliner. Pertama, wisata budaya yang terdiri dari seni musik, tarian, maupun teater khas Betawi  yang digelar setiap hari minggu. Paket kedua adalah wisata air, di sini pengunjung dapat menaiki perahu bebek, memancing dan melihat pemandangan air yang indah. Sedangkan paket yang ketiga adalah wisata kuliner khas Betawi seperti soto betawi, kerak telor, serabi, gado-gado, hingga semur jengkol. Selain itu pengunjung dapat memetik buah dengan tanganya sendiri, karena di sini disediakan wisata memetik buah dan pengunjung dapat membawanya dengan membayar beberapa Rupiah saja. Selain ketiga paket tersebut pengunjung dapat mengelilingi perkampungan tersebut menggunakan delman, yang akan membuat pengunjung semakin merasakan berada di tempat Betawi yang sebenarnya. Berbagai fasilitas yang disediakan di kampong Betawi tersebut dapat dinikmati dari pagi hingga pukul 18.00 WIB. Dengan mengunjungi perkampungan tersebut kita akan mengenal dan menambah pengetahuan mengenai adat Betawi lebih mendalam. Sehingga sebagai generasi muda kita tahu dan paham mengenai salah budaya yang beragam di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s